Banyak materi dalam agenda tersebut. Seperti VAR Protokol Basics, Var New Way to Decide, VAR Line, Intervention Challenges, Intervention Hand Ball, hingga Intervention Fouls.
Baca juga:
Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel Salurkan Zakat Berupa Alquran Hafalan di Kusan Hilir
Beragam materi itu dijelaskan selama dua hari oleh VAR Lead Instructure dari FIFA, Subkhidin. Khusus hari pertama, membahas terkait VAR Protokol Basic dan VAR New way to decide.
“Agenda ini sangat penting bagi kami. Karena biar bagaimana pun butuh hal-hal baru untuk up date kemampuan kami. Apalagi terkait VAR yang harus kami pahami sejak awal,” ujar salah satu peserta yang sudah mengantongi lisensi FIFA, Thoriq Alkatiri.
Direktur Operasional LIB sekaligus VAR Project Leader, Asep Saputra menyebut VAR Education untuk wasit merupakan bagian dari proses menuju diterapkannya teknologi VAR di kompetisi BRI Liga 1 2023/24.
Menurutnya, banyak hal yang harus dipahami dan diperhatikan oleh sang pengadil lapangan.
“Pada prinsipnya kami berharap semua wasit punya pemahaman yang sama tentang penggunaan VAR sehingga akan berdampak pada kualitas pertandingan. Kami menyadari itu butuh proses yang lama dan sangat detail. Kami berharap enam bulan ke depan, semua wasit sudah memahai dan siap untuk diterapkannya VAR. Perlu diketahui, bagi wasit, ini adalah VAR Education yang pertama. Masih ada pertemuan berikutnya,” terang Asep, Rabu (5/7). (edj)
Editor: Erna Djedi







