AKBP Achiruddin Jalani Rekonstruksi Penganiayaan Ken Admiral, Ungkap Sempat Tawarkan Damai
Atas peristiwa itu, AKBP Achiruddin sudah bermohon berdamai dan meminta maaf. Baik, kepada orangtua Ken Admiral, keluarga dan paman korban yang perwira polisi menengah itu. Namun perdamaian tersebut tidak menemui titik terang.
“Saya sudah minta maaf sejak awal. Kepada om nya Ken sejak awal saya juga sudah minta maaf. Saya sudah chatting beberapa kali, mungkin sudah 20 kali chatting (di WhatsApp)," kata AKBP Achiruddin.
AKBP Achiruddin mengungkapkan, ajakan berdamai tersebut dilakukan dirinya dengan bertemu orangtua Ken Admiral, pertama kali usai peristiwa penganiayaan tersebut. "Pertama-tama dulu ketemu, tapi kayaknya situasi belum kondusif jadi nggak tercapai. Tapi selanjutnya saya minta petunjuk dari beliau (paman korban yang polisi). Tapi, sampai saat ini, tidak ada," jelasnya.
AKBP Achiruddin menerima proses hukum dijalani bersama anaknya tersebut. Dimana sudah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus penganiayaan, oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.
"Ya nggak apa-apa lah. Itu semua sudah jalan Allah, ya pasti ini jalan terbaik di kasih Allah sama kita,” sebut AKBP Achiruddin, yang juga pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi