"Banyak negara juga yang di masa pandemi mengeluarkan stimulus fiskal sangat besar, sehingga rasio utangnya menjadi meningkat, menimbulkan ruang kebijakan fiskal menjadi sempit," tambahnya.

Ia pun berharap pemerintah China bisa mengatasi lonjakan kasus Covid-19 tersebut, sehingga aktivitas ekonomi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu bisa kembali normal, serta berdampak positif bagi perekonomian global. (berbagai sumber)

Editor: Yayu