Hal yang sama juga akan dilakukan oleh pihak Indonesia nantinya.

“Penggunaan MLA/ekstradisi dapat digunakan sebagai opsi terakhir,” imbuhnya.

Di sisi lain, Polri juga berharap adanya peningkatan kerjasama kepolisian di daerah perbatasan dimana Polri merencanakan adanya Border Transnational Crime Liasion Office di seluruh daerah perbatasan Indonesia, termasuk di seluruh wilayah perbatasan Malaysia.

“Sehingga para LO dapat berkoordinasi langsung dan memecahkan permasalahan di border secara cepat dan tepat tanpa harus selalu meminta petunjuk dari kantor pusat,” tuturnya.

Krishna menambahkan, kerja sama antara Polri dan PDRM selama ini berjalan dengan baik. Itu terwujud dari berbagai kerja sama yang telah dilakukan, salah satunya adalah penempatan Liaison Officer/Staf Teknis Polri di berbagai wilayah Malaysia yang berbatasan dengan Indonesia.

“Tentunya masih banyak kerja sama lain yang telah dan akan dilakukan oleh Polri dan PDRM,” pungkasnya. (edj/tri)

Editor: Erna Djedi