Hakim lantas bertanya, jika tidak menghendaki kematian Yosua, mengapa Sambo meminta Bripka Ricky Rizal dan Eliezer mem-backup dengan cara ancang-ancang menembak.
“Jadi kalau Saudara tidak menghendaki korban meninggal si Yosua, tentunya saat konfirmasi. Kenapa Saudara katakan ke Ricky maupun Richard ketika Yosua melawan siap tidak tembak?” cecar hakim.
“Itu kesempatan terakhir yang harus digunakan apabila dalam kondisi terpaksa,” ucap Sambo.
“Artinya meninggalnya korban pilihan?” tanya hakim.
“Saya hanya itu dalam kondisi terpaksa,” kata Sambo.
Dalam sidang ini, Sambo juga mengaku tidak menembak Yosua. Sambo mengatakan hanya Eliezer yang menembak Yosua.
“Penegasan saja, Bapak, yang tembak korban sebenarnya apakah hanya RE (Richard Eliezer) atau ada orang lain?” tanya jaksa.
“Sepenglihatan saya hanya Richard (yang tembak Yosua),” tegas Sambo. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






