Belum Sehari Dadan Hindayana Dicopot sebagai Kepala, Kantor BGN Digeledah Kejagung
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Apa yang terjadi dengan Badan Gizi Nasional (BGN)? Selasa (2/6/2026) malam, Kepala BGN Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto.
Penggantinya adalah Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang (Nanik S Deyang).
Tidak sampai sehari usai pencopotan itu, kantor BGN digeledah tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Penyidik Pidsus Kejagung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN," kata Plh Kapuspenkum Kejagung, M Jeffry saat dikonfirmasi pers, Rabu (3/6/2026) siang.
Namun, Kapuspenkum belum bersedia menjelaskan kasus yang membuat Kejagung melakukan penggeledahan di kantor BGN.
Informasi yang santer beredar di kalangan pers menyebutkan penggeledahan itu terkait dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Juga: Siapa Nanik S Deyang? Dari Jurnalis dan Timses Kini Gantikan Dadan Hindayana Pimpin BGN
Baca Juga: Jumlah SPPG di Kabupaten Banjar Capai 37 Unit, Martapura Terbanyak
Sebelumnya, selain Dadan Hindayana, Prabowo juga mencopot Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
Sebagai gantinya adalah Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari.
Selama penggeledahan berlangsung, aktivitas di kantor BGN tidak berjalan.
Para karyawan yang berdatangan sejak pagi, tidak diizinkan masuk kantor.
Mereka terpaksa menunggu di halaman kantor.
Menurut petugas keamanan, penggeledahan sudah dilakukan sejak pukul 02.00 WIB.
Hingga Rabu siang pukul 13.00 WIB, penggeledahan masih berlangsung.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan pihaknya masih melakukan audit internal terkait dugaan jual beli SPPG.
“Semua sedang dalam proses audit internal. itu adalah bagian. Sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan,” ujar Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026). (wartabanjar.com/berbagai sumber)