Dengan tidak memamerkan gaya hidup hedon, Kapolri menyebut, setiap personel kepolisian harus mampu menampilkan kehidupan sederhana baik dalam bertugas maupun menjalani kehidupan sehari-harinya.
Kapolripun menyatakan, Polri sudah menerbitkan surat telegram soal larangan menampilkan gaya hidup mewah. Sigit pun menyampaikan, seluruh jajaran kepolisian harus peka dengan situasi sekitar yang ada.
“Dalam hubungan Forkopimda sesuaikan saja dengan yang lain. Misalkan, bupati pakai Innova ya jangan kita pakai mobil yang lebih baik dari itu. Samakan saja. Apalagi pada saat melaksanakan dinas disesuaikan. Kapolres seperti apa, Kapolda seperti apa, Kapolsek seperti apa, sehingga kemudian kita tidak terlihat mencolok karena berbeda dan itu dianggap menjadi hal-hal yang kemudian dianggap itu hedonis,” papar Sigit.
Menurutnya perubahan seperti ini memang tidak mudah. Namun, harus dilakukan demi kebaikan institusi Polri ke depannya.
“Memang sulit tapi harus kita lakukan. Ingatkan keluarga kita kerena memang apapun yang terjadi dengan keluarga kita sorotannya tetap kepada anggota Polri sorotannya terhadap institusi Polri,” tutup Kapolri.(aqu)
Editor Restu






