Pakem Tanah Bumbu Minta Jemaah Ahmadiyah Indonesia Hentikan Pembangunan Sarana Ibadah dan Tidak Sebarkan Ajaran

WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melaLui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mengadakan Rapat Koordinasi Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM).

Rapat ini, membahas tentang keberadaan Jemaah Ahmadiyah Indonesia di Kabupaten Tanah Bumbu.

Rapat diikuti berbagai pihak terkait seperti Bakesbangpol, Kejari, Polres, Kemenag, FKUB, MUI, Satpol PP, Pemerintah Kecamatan Sungai Loban dan Kusan Tengah, serta Kepala Desa Sumber Makmur dan Kepala Desa Sepunggur.

Baca juga:

Karyawan Kafe Sebar Video Mesum Pelanggan Hasil Rekaman CCTV

Pukul Istri yang Dituduh Selingkuh dengan Adik, Pria Asal Sungai Loban Berurusan dengan Polres Tanbu

Dalam rapat yang dilaksanakan 1 Agustus 2022 itu, dihasilkan beberapa kesepakatan. Di antaranya terkait keberadaan Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Bumi Bersujud.

Yaitu meminta JAI menghentikan pembangunan seluruh sarana ibadah di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan agar seluruh pengurus dan anggota JAI tidak menyebarkan segala bentuk ajaran Ahmadiyah, baik dalam bentuk pengajaran langsung maupun media lainnya berdasarkan keputusan bersama Menteri Agama, Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri.

Lalu secara umum diminta kepada seluruh JAI untuk bergabung dengan majelis talim yang ada di wilayah masing-masing, dan apabila melakukan pengajian agar dilakukan secara terbuka untuk umum dengan melibatkan tokoh aga tokoh masyarakat dan atau pemerintah desa setempat.

Dan apabila tetap melakukan tindakan yang melanggar sebagaimana disebutkan maka akan dilakukan tindakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, juga dihasikan kesepakatan terkait Saudara Arbain di Desa Sepunggur, agar sekiranya apabila melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak agar melapor ke aparat desa dan bersifat terbuka untuk umum dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat desa setempat.

Baca Juga :   Foto dan Video Suasana Doa Bersama Barito Putera dan Warga Banjarmasin Mengenang Tragedi Kanjuruhan di Stadion 17 Mei

Juga mengurus IMB terhadap seluruh bangunan yang ada di sekitar rumahnya sesuai pertauran yang berlaku. Apabila diperlukan, dapat membuka diri untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan pihak yang berkepentingan.

Adapun kedua belah pihak yang terkait dalam keputusan itu juga turut berhadir dalam rakor. (edj/mc)

Editor: Erna Djedi

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU HARI INI