“Melalui aksi simpatik 1.000 kader NU tersebut, kami berharap jalannya persidangan dan kesaksian Bendum PBNU Mardani H Maming dapat berjalan sesuai peraturan. Sedang pengadilan, dapat menjalankan fungsinya secara netral,” ujar Teddy.

Selain kader ormas Islam terbesar di Indonesia ini, pada sidang lanjutan Senin (25/4), juga akan dipantau Tim Komisi Yudisial (KY) Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mardani H Maming sebagai Bendum PBNU sekaligus Ketua Umum BPP HIPMI, sudah kooperatif dengan bersedia hadir memberikan kesaksian melalui virtual yang sebelumnya sudah disepakati. (tim)

Editor: Erna Djedi