“Saya tetap mengingatkan, meskipun sudah mendapatkan dosis ke-3, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Terlebih Lapas Narkotika Karang Intan kan over crowded, untuk menjaga jarak itu sangat sulit, jadi dengan adanya booster ini, mengurangi kekhawatiran itu, ditambah kedisiplinan warga binaan yang harus rajin mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker saat berinteraksi satu sama lain,” lanjutnya.
Satu persatu warga binaan Lapas Narkotika Karang Intan yang akan mengikuti vaksinasi booster, terlebih dahulu mengisi lembar skrining yang disediakan, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang muncul pasca vaksinasi dosis pertama dan kedua, jika hasil pemeriksaan dinyatakan sehat, kemudian menerima vaksinasi booster yang dilakukan oleh petugas dan diakhiri dengan observasi.
Sementara itu, Petugas Kesehatan Poli Klinik Lapas Narkotika Karang Intan, Anjar Ani menuturkan, dosis yang diberikan bagi warga binaan adalah Pfizer ½ dosis, dan berdasarkan pemeriksaan, beberapa warga binaan harus ditunda vaksinasinya karena alasan medis.
“Kegiatan hari ini, untuk dosis nya sendiri adalah Pfizer ½ dosis, karena warga binaan ini vaksinasi pertama dan kedua nya Sinovac. Saat pelaksanaan tadi, ada beberapa warga binaan yang harus mengurungkan keikutsertaannya, karena ada yang darahnya rendah, tekanan darahnya yang tinggi, diare dan sebagainya, jadi kita agendakan di kesempatan selanjutnya,” pungkas Anjar.







