Erwin juga sempat terpancing ingin memukul wajah MA, tapi dicegah oleh sang sepupu.

Mereka lalu kembali ke tempat motor N yang mogok mendatangi D yang masih di sana.

Saat itulah MA dan MI mendatangi Erwin dengan sebilah pisau sudah dipegang MI, dan langsung menyerang Erwin dari belakang dengan pisau tersebut, dan akhirnya, kinggang erwin terluka tusukan.

Erwin lalu berbalik mengejar keduanya dan berhasil menangkap MA dengan mencengkram bagian belakang kerah baju pria itu, kemudian langsung memukul MA tepat dibagiam wajahnya, hingga membuat MA terjatuh ke tanah.

Momen terjatuh itu justru dimanfaatkan MA mengambil pisau yang ia simpan di saku jaket bagian tengah.

Ia langsung menusuk korban ke bagian perut, bagian dada, bagian pinggang kanan, dan bagian tubuh lainnya. MA dan MI kemudian kabur usai melakukan penyerangan itu.

Erwin tak berdaya usai mendapatkan serangan bertubi tersebut dan terkapar di atas jembatan.

Tak lama kemudian, dua saksi lainnya atas nama Harmoko dan Satria melintas di jalan tersebut.

Mereka berdua dibantu warga setempat megangkat dan membawa Erwin yang sudah terkulai lemas dengan memboncengnya menuju RSUD Sultan Suriansyah.

Sesampainya di sana, Erwin telah dinyatakan meninggal dunia akibat kehabisan banyak darah. (qyu)

Editor : Hasby