Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 778.365 orang dengan totalnya melebihi 161 juta orang atau 161.861.222 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 364.111 orang dan totalnya meningkat melebihi 114 juta orang atau angka tepatnya 114.030.438 orang. Serta penerima vaksin ke-3 jumlahnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.288.890 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 58 orang dan kumulatifnya 851.249 orang, diikuti Papua Barat menambahkan 17 orang dan kumulatifnya 23.211 orang, Jawa Timur menambahkan 12 orang dan kumulatifnya 370.237 orang, Jawa Barat menambahkan 11 orang dan kumulatifnya 693.582 orang serta Jawa Tengah menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya 455.609 kasus.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 118 kasus dan kumulatifnya 865.415 kasus, diikuti Kepulauan Riau menambahkan 52 kasus dan kumulatifnya 54.266 kasus, Jawa Barat menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya 708.870 kasus, Jawa Timur menambahkan 15 kasus dan kumulatifnya 400.081 kasus serta Papua Barat menambahkan 13 kasus dan kumulatifnya 23.673 kasus.

Pada sebaran kasus aktif terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Diantaranya, Jawa Tengah sebanyak 1.026 kasus, DKI Jakarta sebanyak 558 kasus, Lampung sebanyak 533 kasus, Jawa Barat sebanyak 532 kasus dan Kepulauan Riau sebanyak 385 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 2 provinsi yang menambahkan masing-masing 1 kasus harian. Yaitu Jawa Timur dengan kumulatifnya 28.746 kasus dan Sumatera Barat dengan kumulatifnya 2.154 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 63.343.702 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.901.999 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 53.770.743 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,17% dan positivity rate spesimen mingguan (26 Desember - 1 Januari 2022) di angka 0,14%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 10 spesimen.