WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Untuk kali kesekian, kebakaran di waktu subuh terjadi di Banjarmasin.

Rabu (16/9/2026), api berkobar di jawasan Pasar Lama.

Terlihat api melalap bangunan dan kios yang ada di salah satu pasar legendaris di Banjarmasin ini.

Warga pun terlihat berlarian. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum para relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).

Saat ini api terus berkobar bahkan kian membesar.

Warga dibantu relawan dan petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan si jago merah sekaligus mencegah agar tidak meluas.

Belum diketahui asal muasal api dan jumlah bangunan yang dilalap api.

Sebelumnya, kebakaran waktu subuh Banjarmasin terjadi pada 3 September 2026 di dua tempat berbeda.

Yakni di Kawasan Jalan Pandu dan area SDN Antasan Besar 1.

Pada 24 Agustus 2026, api juga mengamuk saat subuh di Gang Ridha, Pemurus Baru

Baca Juga: Subuh Membara di Pemurus Baru Banjarmasin, Kebakaran Lalap Bangunan di Gang Ridha

Baca Juga: Dua Kebakaran Saat Subuh Banjarmasin, Gang Damai Kebun Bunga dan SDN Antasan Besar 1

Perlu diketahui, ada beberapa penyebab kebakaran:

1. Aktivitas Listrik

Korsleting: Hubungan arus pendek memicu percikan api.

Beban berlebih: Menumpuk colokan pada satu stopkontak.

Kabel rusak: Kabel terkelupas, digigit tikus, atau rapuh.

Alat elektronik: Mengisi daya gawai terlalu lama di atas kasur.

2. Kelalaian Manusia

Kompor gas: Kebocoran selang tabung elpiji  saat memasak.

Puntung rokok: Membuang puntung yang masih menyala sembarangan.

Lilin / Korek: Meninggalkan lilin menyala tanpa pengawasan.

Bakaran sampah: Meninggalkan api sampah sebelum benar-benar padam.

3. Reaksi Kimia

Bahan bakar: Gas murni, bensin, minyak, atau tinner.

Gas mudah terbakar: Akumulasi gas metana di tempat tertutup.

Penyimpanan buruk: Menyimpan bahan kimia dekat sumber panas.

Efek gesekan: Percikan api akibat gesekan zat kimia tertentu. IkutiKursus Kimia

4. Kegagalan Mekanis

Mesin panas: Suhu mesin kendaraan atau pabrik terlalu tinggi

Gesekan logam: Komponen mesin aus yang tidak diberi pelumas.

Pipa pecah: Kebocoran pipa oli panas dalam industri.

5. Faktor Alam