Dua Ponakan Arul Langsung Berhamburan dari Kamar Tidur, Api Berkobar di Pasar Lama Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sekitar 13 lapak dan satu mushola di Jalan Pasar Lama Laut dekat Jembatan Pasar Lama Kota Banjarmasin, ludes terbakar.
Semua barang jualan di belasan lapak tersebut hangus rata tanah. Api diketahui berkobar dan melahap kawasan tersebut pada Rabu (16/09/2026) subuh sekitar pukul 05.00 Wita.
Salah seorang pemilik lapak korban terdampak kebakaran, Arul (38), menerangkan bahwa sumber api berasal dari sebuah lapak sayur.
"Dari situ tempat bibi sayur apinya, dari arah belakang, katanya dari bagian dapurnya," ungkap Arul saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat kejadian, 3 orang keponakan Arul sedang tidur di lapak sembako milik Arul. Begitu api membara, ketiga keponakan Arul langsung lari keluar dari lapak.
Mereka begitu panik saat pertama kali api diketahui sudah membakar bangunan sayur.
Dua keponakan Arul yang masih berumur 10 dan 12 tahun pun langsung lompat dari ruang tidur mereka, yang berada di lantai dua lapak.
Pascakejadian, lapak milik Arul beserta seluruh sembako jualannya ludes. Arul mengaku alami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
"Sekitar ratusan juta lah ini, mulai dari tempat sampai barang-barang dan sembako jualannya. Segitulah kerugiannya," kata Arul.
Baca Juga: Subuh Banjarmasin Membara Lagi, Kebakaran di Pasar Lama
Baca Juga: Kebakaran Melanda Jalan Cemara Ujung Banjarmasin, Warga Rekam Kobaran Hingga Besar
Salah satu anggota keluarga Arul, Dina, yang sehari-hari menjaga lapak sembako itu, tampak terpukul.
Ia terlihat menangis sambil menatap lapak sembako jualannya telah hangus. Beberapa orang tampak berada di dekat Dina untuk menenangkannya.
Sementara itu, salah seorang pemilik lapak korban kebakaran lainnya, Muhammad Fauzi (60), menyebutkan api begitu cepat membakar bangunan.
"Cepat sekali apinya tadi. Dari acil sayur asal apinya," katanya.
Hingga berita ini ditulis, lokasi kejadian tampak dipadati warga.
Sementara itu, sejumlah petugas damkar masih terlihat menyemprotkan air ke sejumlah titik bangunan yang masih mengeluarkan asap putih. (Wartbanjar.com)