WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Perseteruan Shandy Aulia dengan perawat bernama Laura Aprilya Bakkara masih berlanjut bahkan berbuntut panjang.

Mereka sempat bertemu dan saling memaafkan, tapi kemudian kembali memanas di media sosial.

Pengacara Laura, Rinto Maha mengatakan bahwa kliennya menegaskan mereka siap membawa Shandy ke jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baik.

Katanya, Laura mengaku kecewa karena sang artis sudah terang-terangan membawa namanya.

"Sebenarnya ini playing victim. Ibu Laura ini maksudnya baik memberikan teguran karena profesi dia sebagai perawat. Karena bahaya lo, ibu Shandy ini mempunyai akun jutaan dan public figure. Nanti ibu-ibu muda akan meniru," ungkap Rinto kepada awak media di Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Rinto merasa bahwa Shandy tidak tulus memaafkan kliennya.

Laura bahkan disebut sangat kecewa karena sikap Shandy yang dianggap terlalu arogan.

"Dibilang mediasi, dia kan udah minta maaf. Kalau orang tulus mediasi segala macem kenapa dia bikin status unfollow orang ini, pansos orang ini, dia dapet keuntungan dari orang ini. Ini siapa gitu lo. Coba, maunya seperti apa tulusnya," kata Rinto.

Dia juga merasa heran karena sudah dua kali datang meminta maaf tapi dirasa itu kurang cukup.

"Ini apa sebenarnya. Kasus apa sih sebenarnya sampai heboh banget?" tambahnya.

Rinto juga bicara soal Shandy yang mengklaim akan membawa 15 pengacara untuk melaporkan Laura.

Rinto menyebut bahwa Laura sama sekali tidak takut dengan hal tersebut.

Rinto menegaskan bahwa ia akan membuat laporan atas nama Laura untuk mempolisikan Shandy.

Laporan itu rencananya akan dilayangkan ke Polda Metro Jaya hari ini, Rabu (25/8/2021).

"Kita laporkan besok di Polda Metro Jaya. Dan laporan kami ini adalah laporan berlapis, pasal berlapis. Tapi kita lihat di sini dipotong, nggak sesuai fakta, lalu ada intimidasi. Kan ada pengancaman di ITE," tutup Rinto.

Kasus tersebut awal mulanya memanas karena Shandy menganggap Laura telah menghina anaknya yang dikatakan Laura seperti binatang.