Jembatan Sei Alalak merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalsel. Pelaksana adalah PT Wijaya Karya Kerjasama Operasional PT Pandji.

Proyek penggantian jembatan Sei Alalak menelan anggaran sebesar Rp 278,4 miliar, sumber dana APBN. Total panjang jembatan 850 meter lebar 20 meter, menggunakan jembatan khusus.

Masa pengerjaan proyek 840 hari kalender, mulai 30 November 2018 perpanjangan waktu dikarenakan efek dari pandemi covid yang sangat berpengaruh. Paket penggantian jembatan Sei Alalak awalnya dijadwalkan selesai pada Maret 2021 akan diperpanjang pelaksanannya September 2021. (has)

Editor : Hasby