Seperti diketahui, insiden kebakaran dan ledakan Kilang Balongan terjadi sekitar pukul 00.45 dini hari dengan kerugian ditaksir mencapai 400 ribu barel.

Sekedar informasi, Kilang Balongan dibangun tahun 1990 dan mulai beroperasi sejak 1994. Kilang ini mengolah bahan baku berupa minyak mentah Duri dan Minas yang berasal dari Provinsi Riau.

Keberadaan Kilang Balongan dipandang sangat strategis bagi bisnis Pertamina maupun bagi kepentingan nasional melalui produk-produk unggulan seperti Premium, Pertamax, Pertamax Plus, Solar, Pertamina DEX, Kerosene atau Minyak Tanah, LPG, dan Propylene yang menjadi bahan baku plastik premium.

Selain itu, kilang ini juga mempunyai nilai strategis dalam menjaga kestabilan pasokan bahan bakar ke wilayah DKI Jakarta, Banten, sebagian Jawa Barat dan sekitarnya yang merupakan sentra bisnis dan pemerintahan Indonesia. (ant)

Editor : Hasby