Basarnas Ternate dalam sepekan terakhir berhasil menyelamatkan sejumlah kapal-motor yang berlayar dari Ternate ke berbagai daerah di Malut dalam kondisi cuaca buruk dan bergelombang.
Sementara itu, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate, mengimbau pengguna jasa laut dan nelayan di Malut mewaspadai tingginya gelombang laut di sejumlah perairan, terutama di Halmahera bagian utara mencapai di atas 6 meter.
Prakirawan Cuaca BMKG Ternate, Fahmi Bachdar berharap pengguna jasa laut untuk berhati-hati dengan kondisi perairan di Malut, karena di sekitar perairan Halmahera Selatan, Halmahera Barat bagian utara saat ini gelombang tinggi mencapai 4-6 meter.
Selain gelombang tinggi di perairan Pulau Halmahera, kata Fahmi, gelombang tinggi juga terjadi di Perairan Loloba, Ternate-Batang Dua, Bacan, Obi, Morotai hingga Teluk Weda mencapai 2,5 meter hingga 4 meter.
Menurut BMKG, tingginya gelombang laut ini dipicu oleh kondisi sinoptik pola angin di wilayah Malut bagian utara yang bergerak hingga ke barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot, sedangkan Malut bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan 5-20 knot dan kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang laut. (ant)
Editor: Erna Djedi







