Teknologi pengisi daya cepat 50W Flash Charge tersebut kompatibel dengan pengisian daya Quick Charge milik Qualcomm, Super VOOC milik Oppo dan Power Delivery.

"Ketika kita mengisi ulang 5 menit dapat digunakan 3 jam untuk memainkan video, 31 menit pengisian daya tingkat dapat mengisi 80 persen, dan diselesaikan 100 persen selama 48 menit," kata Aryo.

Dari segi dapur pacu, dalam kesempatan yang sama, Senior Manager Business Development Qualcomm, Dominikus Susanto, menjelaskan bahwa prosesor yang disematkan pada Reno5 benar-benar dioptimalkan oleh Oppo.

"Reno pada umumnya selalu berfokus pada fotografi, AI, untuk membedakan mana backgorund, foreground, object detection, untuk menghasilkan hasil foto lebih baik lagi," ujar Dominikus.

Jika Reno4 menggunakan kamera depan ganda, Reno5 hanya menggunakan kamera depan tunggal, namun dengan pengoptimalan yang dibantu prosesor. Hal ini, menurut Dominikus justru dapat menghemat daya, karena semakin banyak perangkat akan semakin membutuhkan banyak daya.

Kamera

Mengusung konfigurasi empat kamera pada bagian belakang, Reno5 dibekali lensa utama 64MP F1.7, lensa ultra-wide 8MP F2.2, lensa makro 2MP F2.4 dan lensa mono 2MP F2.4.

Reno5 membawa tiga fitur baru pada kamera. Pertama, AI Highligt Video yang disebut pertama dalam industri, dengan algoritma kecerdasan pintar mendeteksi cahaya secara otomatis untuk menghasilkan foto yang alami.

Teknologi ini membawa skenario jika cahaya redup, maka ultra night video akan otomatis diaktifkan untuk menghasilkan kualitas video yang tajam.

Di dalam fitur ini terdapat HDR Life yang juga otomatis bekerja untuk menangkap subjek dengan jelas saat cahaya pada latar belakang sangat kuat, misalnya saat matahari terbit atau terbenam, sehingga baik subjek maupun latar tetap jelas.

Kedua, fitur AI Mixed Portrait yang mampu menggabungkan dua video yaitu video yang berjalan pada latar belakang dengan video portrait. Fitur baru terakhir adalah Dual-view Video untuk menangkap video depan dan belakang secara bersamaan.