Dia melanjutkan, tsunami adalah ujian, sebagaimana hidup sebagai lembaran ujian yang harus terus dijalani. Musibah tersebut adalah cara sang pencipta menguji manusia dengan tujuan meningkatkan derajat manusia.

“Dengan memberikan ujian, Allah mengangkat harkat dan martabat kita. Seandainya anda bersabar maka kita akan mendapatkan kenikmatan sebagaimana samudera yang tidak bertepi,” katanya.

Prof Fauzi berharap musibah baik tsunami maupun pandemi COVID-19 dapat memperkuat kebersamaan sesama masyarakat Aceh dan semakin memperkuat kedamaian di antara sesama masyarakat.(ant)

Editor: Erna Wati