Kabupaten Tanah Laut Masuk Status Waspada Banjir, Total 7 Daerah di Indonesia

WARTABANJAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel memberikan peringatan dini untuk Kabupaten Tanah Laut, Senin (5/9).

Kabupaten Tanah Laut masuk dalam status waspada banjir di Indonesia pada hari ini berdasarkan hasil analisis data
dari BMKG dengan Impact Based Forecast (1BF) serta BNPB dengan InaRisk.

Berikut 7 daerah dengan status waspada banjir:

  1. Jawa Barat Bogor
  2. Kalimantan Timur : Kutai Kartanegara, Paser
  3. Kalimantan Selatan: Tanah Laut
  4. Aceh: Aceh Utara, Aceh Timur
  5. Sulawesi Tengah: Parigi Moutong
  6. Sulawesi Selatan: Luwu Utara
  7. Sumatera Utara: Deli Serdang

Daerah tersebut merupakan 10 besar daerah dengan tingkat historikal banjir tertinggi berdasarkan DIBI (Data Informasi Bencana Indonesia).

Pemerintah Daerah diharapkan dapat mengambil langkah antisipasi dan kesiapsiagaan antara lain:

  1. Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi wilayah terdampak;
  2. Koordinasi dengan stakeholder dalam penyiapan tim siaga bencana dan sumberdaya;
  3. Mengidentifikasi tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan;
  4. Mengidentifikasi kebutuhan logistik dan peralatan;
  5. Memastikan alat peringatan dini berfungsi dengan baik;
  6. Memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi.

Bagi masyarakat untuk dapat mengambil langkau antisipasi dan kesiapsiagaan dengan:

  1. Menyiagakan tim siaga bencana (memantau kondisi terkini lapangan, melakukan
    koordinasi dengan aparatur Desa, menyiapkan evakuasi);
  2. Menyimpan barang penting ke tempat aman;
  3. Membatasi aktivitas di luar rumah;
  4. Jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air/ gorong-gorong;
  5. Menyiapkan tas siaga (makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga dll);
  6. Tetap melakukan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun).

Baca Juga

Suporter Arema FC Diamankan Petugas Usai Nyalakan Flare di Demang Lehman

Editor Restu