Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, menyambut positif pelaksanaan kegiatan temu narasi ini. Menurutnya, temu narasi menjadi ruang yang menarik untuk mengenalkan tokoh-tokoh ulama dan sejarah Islam kepada masyarakat.

Ia juga menyinggung sosok Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang diharapkan dapat memperoleh perhatian pemerintah pusat, agar bisa diusulkan sebagai pahlawan nasional. Menurutnya, banyak karya berupa kitab yang telah ditulis ulama besar asal Kalimantan Selatan tersebut.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu wartawan mengangkat kekayaan sejarah dan kearifan lokal agar lebih dikenal masyarakat," ucapnya 

Hal senada juga diungkapkan Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby. Dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemko Banjarbaru, menekankan pentingnya mengenal dan menghargai nilai-nilai luhur budaya.

"Budaya merupakan bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Karena itu, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat dan inspirasi bagi masyarakat, khususnya di Kalsel," pungkasnya. (Wartabanjar.com)