Jembatan Merah Putih di Astambul Banjar Diresmikan, Dukung Akses Warga
Kegiatan itu dihadiri Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Bupati Banjar, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Kapolres Banjar, para pembakal atau kepala desa, serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam dialog tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat. Persoalan yang disoroti tidak hanya berkaitan dengan tugas dan pelayanan kepolisian, tetapi juga masalah lingkungan dan infrastruktur, terutama banjir.
Salah satu keluhan disampaikan perwakilan Pambakal Kelampaian Hulu terkait persoalan banjir yang terjadi di wilayahnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolda Kalsel menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti persoalan masyarakat melalui koordinasi bersama pemerintah daerah.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni normalisasi sungai.
Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan gubernur dan jajaran pemerintah daerah untuk mengerahkan sumber daya serta personel yang dimiliki.
Melalui pembangunan Jembatan Merah Putih dan program serap aspirasi, Polda Kalsel berupaya menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun penanganan persoalan di lingkungan warga. (wartabanjar.com)