Karhutla Kalsel, Operasi OMC Disiagakan hingga 10 November
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar intensif selama dua pekan terakhir membuahkan hasil positif terhadap penurunan angka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta perbaikan kualitas udara di Kalimantan Selatan.
Berdasarkan pemantauan indikator atmosfer per awal November 2026, indeks kualitas udara di kawasan Kota Banjarbaru dan sekitarnya resmi masuk dalam kategori sehat.
Koordinator Lapangan Tim Satgas Pelaksanaan OMC Kalselteng, Fikri Nur Muhammad mengatakan perbaikan kualitas udara terjadi drastis usai gempuran operasi udara di langit Syamsudin Noor.
”Kondisi PM2.5 di Kalsel sudah baik. Per 2 November kemarin di Kota Banjarbaru masuk kategori sehat, di mana pagi hari berstatus sedang dan siang jam 10.00 hingga malam jam 23.00 WITA berstatus baik,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).
Pulihnya kualitas udara berbanding lurus dengan melonjaknya grafik curah hujan hasil intervensi awan oleh tim satgas udara sejak akhir Oktober.
Baca Juga Taktik Satgas OMC Uraikan Asap di Kalselteng, Tebar 155 Ton Bahan Penyemai
Baca Juga Dua Awak Heli Karhutla Tewas, Satu Hilang dan Lima Dirawat di RS Kuala Pembuang Kalteng
Data BMKG mencatat curah hujan Kalsel melesat dari 0-0,59 mm/hari menjadi 0-15,79 mm/hari, dengan puncak hujan tertinggi terjadi pada 26 dan 31 Oktober 2026.
Tren peningkatan curah hujan juga terjadi di Kalteng dari 0-3,95 mm/hari menjadi 0-13,94 mm/hari pada periode tanggal yang sama.
Dampaknya, sebaran titik panas (hotspot) di wilayah Banua mengalami penurunan sangat signifikan sejak 24 Oktober hingga awal November 2026.
”Grafik hotspot melandai sangat signifikan dari 27 Oktober sampai sekarang. Titik panas tingkat kepercayaan tinggi sudah tidak ada, tersisa tingkat kepercayaan sedang di daerah tanah mineral seperti Tapin dan Tabalong,” papar Fikri.
Sementara untuk wilayah gambut di pesisir seperti Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu, jumlah titik panas dilaporkan terus menyusut.
Per 3 November 2026 hingga pukul 12.00 WITA, titik panas di Kabupaten Banjar tercatat hanya menyisakan satu titik di lahan gambut.