"Satu-satunya hal yang menarik adalah dia mungkin mendapatkan pesangon besar dalam 12 atau 18 bulan mendatang," lanjutnya.

Fabregas sendiri tengah membangun reputasi positif bersama Como di Liga Italia. Dalam dua musim, ia membawa klub tersebut berkembang dari tim promosi Liga Italia hingga menembus zona kualifikasi Liga Champions.

Perkembangan itu membuat mantan gelandang Arsenal, Chelsea, dan Barcelona tersebut mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat pelatih klub elite Eropa.

Kemenangan Como atas Manchester United pada 21 Oktober 2026, juga menjadi hasil penting yang semakin menegaskan kapasitas Fabregas. 

Meski demikian, belum ada kepastian bahwa ia akan meninggalkan klub Italia tersebut untuk menerima tantangan di Old Trafford.

Manchester United kini menghadapi pekerjaan besar untuk mengembalikan konsistensi tim. 

Dengan tekanan yang terus meningkat terhadap Carrick, keputusan mengenai masa depan kursi pelatih berpotensi menjadi salah satu isu utama, yang menyita perhatian dalam beberapa pekan mendatang. (Wartabanjar.com)