WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pengembangan kasus dugaan peredaran narkoba di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, berlanjut ke sejumlah lokasi. 

Dalam operasi pada Minggu (25/10/2026), polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat sebagai kurir sabu.

Penindakan tersebut menyasar beberapa wilayah, mulai dari Murung B Kecamatan Hentakan, Telaga Air Mata Kecamatan Barabai, Jatuh Kecamatan Pandawan. 

Dari rangkaian operasi itu, petugas juga memburu seorang pria berinisial E yang dilaporkan melarikan diri saat polisi melakukan penindakan di sebuah rumah. 

Sosok E kini berstatus daftar pencarian orang (DPO) Satres Narkoba Polres HST. 

Operasi diawali dengan pengamanan seorang pria berinisial A di dalam kamar di Desa Murung B. 

Petugas kemudian bergerak ke Jalan Telaga Air Mata Barabai, dan mengamankan seorang pria lainnya untuk menjalani pemeriksaan serta pengembangan lebih lanjut.

Informasi yang diperoleh dari pemeriksaan tersebut, mengarahkan petugas ke Kecamatan Hantakan. 

Baca Juga: Kejar Terduga Narkoba Hingga ke Persawahan Mahang HST, Polisi Bergerak Sampai Dini Hari

Baca Juga: Warung Malam di Sungai Buluh HST Mulai Tak Lagi Sediakan Karaoke

Di lokasi ini, polisi mengamankan seorang pria berinisial R dan seorang perempuan berinisial L.

Sementara itu, E belum berhasil diamankan dan masih dalam pencarian petugas.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menegaskan, pihaknya akan terus menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba.

“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindaklanjuti. Kami tidak akan berhenti melakukan upaya pemberantasan narkoba di HST,” paparnya.

Jupri menambahkan, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, dalam dugaan jaringan peredaran narkoba tersebut.

Polres HST juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi, apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Kepolisian berharap dukungan masyarakat dapat membantu mengungkap kasus narkoba sekaligus mencegah peredarannya di wilayah Hulu Sungai Tengah. (wartabanjar.com)