Microsoft Rilis Chip AI Diklaim 7 Kali Lebih Produktif
Rencananya, produksi Maia 300 ditargetkan dimulai pada 2027. Microsoft belum mengumbar ketersediaan dan jadwal penerapannya secara terperinci.
Namun yang jelas, ketika sudah tersedia nanti, perusahaan asal Redmond itu berencana untuk menggunakan keluarga chip Maia, dalam skala beberapa gigawatt di pusat datanya.
Maia 300 juga dirancang untuk mendukung layanan AI Microsoft, termasuk Microsoft 365 Copilot dan GitHub Copilot.
Sebagaimana dirangkum Kompas.com dari QZ, pengembangan Maia 300 merupakan bagian dari upaya Microsoft memperkuat penggunaan chip AI buatannya sendiri.
Konon, pengembangan chip Maia juga sekaligus untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia.
Meski demikian, Microsoft tidak sepenuhnya meninggalkan Nvidia. Perusahaan saat ini masih menggunakan GPU Nvidia di pusat datanya dan bekerja sama dengan Nvidia serta AMD untuk kebutuhan pelatihan model AI (AI training).
Maia 300 sendiri difokuskan untuk menjalankan model AI atau inference, termasuk beban kerja AI berbasis agen (agentic AI).
Teknologi ini memungkinkan AI menjalankan serangkaian tugas, menggunakan alat, dan memproses konteks panjang untuk menyelesaikan permintaan pengguna.
Perusahaan asal Redmond itu pertama kali memperkenalkan chip Maia pada 2023, kemudian meluncurkan Maia 200 pada Januari 2026.
CEO Microsoft Satya Nadella sebelumnya mengatakan Maia 200 telah digunakan untuk menjalankan model AI OpenAI.
Microsoft dijadwalkan mengungkap lebih banyak detail mengenai strategi AI-nya, termasuk pengembangan Maia 300, dalam konferensi Microsoft Ignite 2026 di San Francisco, AS, pada November 2026 mendatang. (Wartabanjar.com)