Kualitas Udara Banjarmasin Batola dan HSS Masuk Kategori Berbahaya
WARTABANJAR.COM - Kualitas udara di tiga wilayah di Kalimantan Selatan masuk kategori berbahaya, Kamis (15/10/2026).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan empat wilayah pantauan kualitas Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU.
Tiga di antaranya masuk kategori berbahaya, yakni Banjarmasin, Barito Kuala, dan Hulu Sungai Selatan.
Berikut data terbaru per 15 Oktober pukul 08.00 WITA untuk 4 (empat) wilayah pantauan:
Kota Banjarmasin: 1197 (BERBAHAYA)
Kabupaten Barito Kuala: 650 (BERBAHAYA)
Kabupaten Tabalong: 246 (SANGAT TIDAK SEHAT)
Kabupaten Hulu Sungai Selatan: 385
(BERBAHAYA)
Kategori berbahaya untuk kualitas udara disebabkan oleh kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Baca Juga Adik Kepala BNPB Letjen Suharyanto Jadi Tersangka, KPK Tahan Lima Orang Pasca-OTT
Baca Juga Kejari Tanah Laut Teliti Berkas Perkara Tahap I Kasus Dugaan Perbuatan Cabul Oknum Pegawai Kemenag
DLH Kalsel mengimbau seluruh masyarakat untuk wilayah BERBAHAYA dan SANGAT TIDAK SEHAT untuk melakukan langkah-langkah pencegahan berikut:
- Gunakan Masker di Luar Ruangan:
Selalu pakai masker (diutamakan masker N95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar rumah untuk menyaring partikel mikroskopis (PM2:) yang berbahaya bagi paru-paru.
- Perbanyak Minum Air Putih:
Tingkatkan konsumsi air putih untuk membuang racun dalam tubuh, mencegah dehidrasi, serta meredakan tenggorokan yang gatal akibat paparan asap.
- Stop Kebakaran Lahan!
Dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan ini tidak hanva merusak ekosistem
- Gunakan Masker di Luar Ruangan:
Selalu pakai masker (diutamakan masker N95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar rumah untuk menyaring partikel mikroskopis (PM2-) yang berbahaya bagi paru-paru.
- Perbanyak Minum Air Putih:
Tingkatkan konsumsi air putih untuk membuang racun dalam tubuh, mencegah dehidrasi, serta meredakan tenggorokan yang gatal akibat paparan asap.
- Stop Kebakaran Lahan!
Dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan ini tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga membahayakan kesehatan diri sendiri, keluarga, dan tetangga sekitar.