WARTABANJAR.COM - Produsen chip komputer, Microsoft, resmi memperkenalkan chip akselerator kecerdasan buatan (AI) generasi ketiganya, Maia 300, Senin (12/10/2026). 

Chip ini merupakan penerus Maia 200 yang diperkenalkan pada Januari 2026. Keduanya sebenarnya dirancang untuk menjalankan model AI atau melakukan inferensi, yakni proses ketika model AI memproses permintaan pengguna dan menghasilkan jawaban. 

Namun, Microsoft mengeklaim Maia 300 membawa sejumlah peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya.

Salah satunya, chip ini mampu meningkatkan token throughput hingga tujuh kali lipat pada skala rak pusat data.

Artinya, sistem yang menggunakan Maia 300 bisa menghasilkan token dalam jumlah lebih besar pada periode waktu yang sama. 

Performa per watt-nya juga diklaim meningkat lebih dari 2,5 kali lipat dibandingkan Maia 200. 

Peningkatan ini memungkinkan sistem menghasilkan lebih banyak keluaran AI, dengan penggunaan daya yang lebih efisien.

Baca Juga: Google Rilis Website untuk Cek Foto dan Video Buatan AI

Baca Juga: Robot Humanoid Pakai Otak Ponsel Android Bekas, Bisa Bangkit Kembali Setelah Terjatuh

Dari sisi memori, Maia 300 dibekali HBM4 berkapasitas 288 GB dengan bandwidth mencapai 18 TB per detik. 

Microsoft mengeklaim bandwidth memori chip ini 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan Maia 200, dengan kapasitas memori 33 persen lebih besar. 

Efisiensi bandwidth HBM per watt-nya juga meningkat sekitar dua kali lipat.

Selain HBM4, Maia 300 menggunakan SRAM internal yang dikelola perangkat lunak untuk membantu menyediakan akses data berkecepatan tinggi bagi komponen komputasinya. 

Beralih ke desain, Maia 300 menggunakan arsitektur multi-chiplet yang diproduksi, dengan teknologi fabrikasi N2P milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). 

Dalam konfigurasi pusat data, satu rak dapat menampung 96 akselerator Maia 300 dengan konsumsi daya hingga 167 kilowatt.

Microsoft juga merancang infrastruktur, yang memungkinkan hingga 12.288 akselerator terhubung dalam satu jaringan berskala besar.

Untuk menjaga suhu perangkat, sistem Maia 300 menggabungkan pendinginan cair dan udara. 

Microsoft menyebut pendinginan cair menangani lebih dari 80 persen beban panas dari akselerator dan sejumlah komponen pendukung.