WARTABANJAR.COM - Nasib tragis dialami Semen Padang dalam lanjutan Liga 2 Championship.

Meskipun sempat unggul namun Semen Padang harus menelan kekalahan dalam laga melawan Persikad Depok.

Laga Persikad vs Semen Padang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jabar, Minggu (11/10/2026) malam.

Hasilnya, Semen Padang yang dibesut pelatih Stefano Cugurra (Teco), kalah 1-2 dari Persikad.

Menurut Teco yang baru tiga hari menggantikan pelatih lama, Nil Maizar, kekalahan skuatnya lebih dikarenakan mandulnya penyelesain akhir.

Semen Padang lebih banyak memiliki peluang emas dalam laga tersebut, namun tidak berujung gol dan kemenangan.

Bahkan, lanjut Teco yang musim lalu menangani Barito Putera, timnya lebih mendominasi permainan.

"Di babak pertama Semen Padang sudah main bagus, lebih bagus dari lawan dan sudah cetak gol. Kita punya minimal empat peluang clear, tapi cuma cetak satu gol," kata Teco dalam press conference setelah laga. 

Baca Juga: Semen Padang FC Duetkan Mantan Pelatih Barito Putera dengan Gelandang Asal Brasil Savio Roberto

Baca Juga: Satu Jam Usai Keok dari Barito Putera di Liga 2, Persiba Langsung Pecat Pelatih Sudirman

Namun, di babak kedua, Semen Padang mengalami penurunan intensitas dan koordinasi pertahanan.

Hasilnya, Persikad mampu comeback dengan mencetak dua gol melalui skema serangan balik.

"Bola terakhir kita hilang kekompakan saat corner kick. Mereka bisa serang balik dan cetak gol. Di gol kedua, seharusnya kita punya pemain lebih, tapi kita kurang pemain. Lawan punya pemain cepat yang memanfaatkan itu," ucapnya.

Teco juga menegaskan keberadaan banyak pemain bintang di timnya bukan menjadi beban.

Pasalnya, permasalahan yang utama di tim berjuluk Kabau Sirah adalah penyelesaian akhir dan konsentrasi pemain saat bertanding.

"Saya baru datang, baru tiga hari latihan. Saya pikir tim tidak ada masalah, masalahnya hanya di hasil. Kita butuh latihan dan pertandingan lebih banyak untuk evaluasi mendalam," kata Teco.

Dalam laga, Semen Padang memang unggul dulu pada menit ke-38 lewat tendangan keras pemain senior, Alwi Slamat.