WARTABANJAR.COM, ARANIO - Surutnya air Waduk Riam Kanan, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan membuat sejumlah tunggul kayu yang sebelumnya terendam kini bermunculan. 

‎Kondisi ini berisiko membahayakan pengguna jukung, terutama pemancing dan warga yang beraktivitas mencari ikan di perairan waduk.

‎Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfian Noor mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perairan Waduk Riam Kanan.

Tunggul kayu yang muncul di permukaan air berpotensi tertabrak jukung dan memicu kecelakaan.
‎
‎“Warga yang hendak memancing di Waduk Riam Kanan agar berhati-hati. Saat ini air mulai surut dan banyak tunggul bermunculan di permukaan air yang bisa menyebabkan kecelakaan jika perahu menabraknya,” ujar Alfian, Senin (12/10/2026). 

Baca Juga Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Banjarmasin Hari ini Sampai Jam 10 Malam

Baca Juga Cegah Karhutla di Kalsel, 850 Hektare Lahan Sawah Dibalik

‎Risiko tersebut perlu menjadi perhatian karena keberadaan tunggul kayu dapat mengganggu perjalanan perahu, terutama saat pengguna jukung melintas di area yang tidak mengetahui kondisi perairannya.
‎
‎Alfian kembali mengingatkan pengguna jukung agar meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas di waduk.
‎
‎“Kami mengimbau warga yang menggunakan jukung agar waspada terhadap tunggul kayu yang bermunculan saat air waduk surut,” tegasnya.
‎
‎Masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi perairan dan mengemudikan jukung dengan hati-hati untuk menghindari benturan dengan tunggul kayu. (wartabanjar.com).