WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN -- De Red FC akan menjamu Barito Putera di laga Championship di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu (18/10) malam. 

Melalui unggahan akun instagram De Red FC mewaspadai Barito Putera yang memiliki sejarah di kasta tertinggi sepakbola Indonesia. 

"Barito Putera punya sejarah panjang di kasta tertinggi sepak bola lndonesia. Kini, waktunya de Red FC menjamu salah satu nama besar sepak bola Tanah Air di kandang sendiri!".

Dua laga tandang bakal dijalani PS Barito Putera dalam kompetisi lanjutan Championship 2026/27. 

Barito Putera dijadwalkan akan bertandang ke markas De Red FC dan PSBS Biak.

Baca Juga Hasil Liga Champions: Drama 9 Gol Liverpool, Madrid Bungkam Roma, Man City dan Como Keok

Baca Juga Eks Pelatih Barito Putera Gagal Beri Kemenangan untuk Semen Padang FC: "Tetap Juara Liga 2"

Di Solo, Barito Putera akan menghadapi PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Jumat (23/10) mendatang.

Menatap dua laga tandang tersebut, caretaker Barito Putera, Frans Sinatra Huwae mempunyai catatan penting, yang akan diselesaikan dalam masa persiapan ini. 

Mereka mengevaluasi transisi dari menyerang ke bertahan.

Atensi tersebut berkaca terhadap hasil evaluasi melawan Persiba Balikpapan. 

Kendati menang, dia melihat anak asuhnya masih terburu-buru dalam menyerang dan kurang sempurna saat kehilangan bola, yang membuat lawan melakukan serangan balik.

Menurutnya, walaupun sejumlah serangan balik tidak berbuah gol dari skuad berjuluk Beruang Madu itu, persoalan tersebut tetap menjadi perhatian dan akan diperbaiki sebelum melakoni dua laga tandang melawan De Red FC dan PSBS Biak.

"Lengah dalam pertahanan saat menyerang membuat lawan akan memanfaatkan serangan balik yang membahayakan. Itu yang akan kami perbaiki, jadi sudah menjadi catatan kami untuk kami bersiap dua laga tandang nanti," jelasnya.

Pada lima laga pertama Pegadaian Championship 2026/27, Satria Tama Hardianto dkk sudah kebobolan delapan gol.