WARTABANJAR.COM - Selebriti tanah air mulai menunjukkan kepedulian akan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu (14/10/2026). 

Maudy Ayunda, Raditya Dika memperlihatkan titik api di Provinsi Papua Selatan.

Hampir seluruh wilayah dipenuhi titik api penyebab karhutla. 

Mereka menuliskan agar warga bisa peduli dengan kondisi karhutla di tanah air. 

"Wake up call! Kebakaran hutan belum
selesai, saudara kita kehabisan nafas!!!".

Baca Juga Dulu Omset Miliaran Rupiah Kini Sepi, Viral Misteri Tanah Kuburan di Warung Nunung Srimulat

Baca Juga Istri Justin Hubner, Jennifer Coppen Disorot Usai Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup

Sebelumnya, youtuber Atta Halilintar menyerukan jagat maya untuk memberikan bantuan bagi warga Kalimantan yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.

Seruan itu disampaikan Atta melalui akun Instagramnya, @attahalilintar, Senin (12/102026). 

"Share untuk teman2 kita disana. "Link di BIO untuk bantu teman2 kita disana! kitabisa.com/bantuankarhutla", tulis Atta.

Melalui video yang dibagikan, Atta mengutip videp kebakaran lahan di sekitar Kampus Uniska Handil Bakti, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Video tersebut juga menampilkan kebakaran lahan lain yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Barito Kuala. "Kebakaran semakin meluas."

Juga kabut asap tebal yang menimpa Kota Marabahan dan wilayah sekitar tersebut keesokan harinya.

"All eyes on Karhutla!! Semoga cepat pulih," tilis Atta dalam video tersebut.

Menanggapi postingan tersebut, 66 ribu memberikan suka, dan 370-an memberikan komentar.

"Makasih bang @attahalilintar … Kami warga kalimantan sudah teriak teriak meminta tolong kepada pemimpin No.1 Republik Indonesia sudah hanpir menginjak 4 bulan hidup di negara asap yg tak kunjung ada kebijakan pemerintah untuk penanganan cepat," tulis akun @wiyah_rabiatuladawiyah.

"semoga allah beri rahmat dengan turun hujan yg berkah untuk kalimantan," tulis akun @maya8077.

Terkait bencana ini, Atta Halilintar memang secara resmi membuka penggalangan donasi untuk membantu masyarakat, yang terdampak musibah karhutla serta kabut asap di Kalimantan.