Sanksi Denda Rp 500 Juta untuk Java United Buntut Diskriminatif Saat Lawan Persija
WARTABANJAR.COM - Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda hingga Rp 500 juta kepada Java United FC atas pelanggaran di laga melawan Persija Jakarta di Super League pada 19 September 2026.
Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI pada 24 September 2026, sanksi denda Rp 500 juta dijatuhkan kepada ofisial Java United FC, Achmad Resal Octavian.
Pada menit ke-78, Achmad mengucapkan kata-kata diskriminatif ke arah bench Tim Persija Jakarta.
Selain denda Rp 500 juta, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi skors sebanyak 10 pertandingan dan larangan memasuki stadion sebanyak 1 pertandingan.
Untuk Klub Java United FC juga dikenai denda Rp 50 juta.
Sanksi dikenakan karena adanya penyalahgunaan ID Card yang merupakan ID Card ofisial Tim Java United FC atas nama Ariq Iqbal Faizal oleh personel yang merupakan agen pemain dan pelatih.
Baca Juga Persib Bandung vs The Cong Viettel di ACL Two Malam ini Live RCTI
Baca Juga Barito Putera Hadapi Dua Laga Tandang di Championship, Lawan De Red FC dan PSBS Biak
Serta tidak terdaftar dalam E-startlist Tim Java United FC atas nama Antonio Teles yang telah memasuki OA, bench dan ruang ganti tim Java United FC menggunakan ID Card.
Antonio Teles juga mendapatkan sanksi denda Rp 50 juta atas tindakan agresif berupa tendangan dan intimidasi kepada ofisial Tim Persija Jakarta saat di OA menuju ruang ganti.
Pemain Java United FC, Yance Sayuri dan Yakob Sayuri dikenai sanksi larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 50.000.000.
Diketahui setelah pertandingan berakhir terdapat tindakan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan ketika merekam insiden kerusuhan di OA dengan maksud dan tujuan untuk menghapus bukti rekaman video tersebut.
Pelatih Fabio Araujo Lefundes jiga dikenai sanksi denda Rp 30 juta atas pelanggaran melakukan tindakan kekerasan kepada Media Officer Tim Persija Jakarta ketika terjadi keributan di OA.