Bunda PAUD Kabupaten Tanah Laut Minta Orang Tua dan Pendidik Rangkul Anak Berkebutuhan Khusus
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Bunda PAUD Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, menekankan pentingnya identifikasi awal tumbuh kembang anak serta jaminan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK).
Hal tersebut disampaikannya saat membuka program IDEAL PAUD (Pendidikan Inklusi bagi PAUD) di UPTD SD Negeri 2 Tambang Ulang, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut ini bertujuan memperkuat peran Unit Layanan Disabilitas (ULD) melalui proses identifikasi dan asesmen sejak usia dini.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan PDBK di jenjang PAUD maupun SD mendapatkan pendampingan belajar yang tepat dan inklusif.
Dian Rahmat mengingatkan para orang tua agar tidak bersikap denial atau malu saat mendapati anak mengalami keterlambatan perkembangan, seperti speech delay.
Pemantauan intensif di rumah serta pembatasan penggunaan gawai menjadi kunci penting sebelum berkonsultasi dengan tenaga ahli.
Baca Juga Maudy Ayunda dan Raditya Dika Serukan Peduli Karhutla, Ikuti Langkah Atta Halilintar
Baca Juga Viral Pernyataan 5 Gubernur di Kalimantan Soal Karhutla, Artis Meisya: Kompak Amat Dolnya
"Semua anak mempunyai hak yang sama untuk belajar. Jangan menjauhi atau membeda-bedakan anak berkebutuhan khusus. Justru mereka harus dirangkul dan diberikan kesempatan untuk tumbuh serta belajar bersama teman-temannya," pesannya.
Ia menambahkan, pelaksanaan asesmen dalam IDEAL PAUD bukan bertujuan memberikan label atau stigma tertentu pada anak.
Sebaliknya, pemetaan ini menjadi pijakan bagi pendidik dan orang tua dalam merancang metode pembelajaran yang ramah serta bebas diskriminasi.
Penguatan layanan inklusi sejak dini ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas menuju daerah yang Simpun, Maju, dan Berkelanjutan. (Wartabanjar.com/*)