"Artinya, sekitar 38 juta butir telur masih bergantung dari luar daerah," ujarnya.

Karena itu, pemerintah daerah berencana memperluas program pengembangan ayam petelur ke seluruh kecamatan di Tabalong.

Suwandi berharap delapan kelompok tani penerima bantuan dapat mengelola ayam petelur secara maksimal sehingga produksi telur meningkat dan usaha peternakan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Melalui pengembangan tersebut, Tabalong diharapkan mampu meningkatkan produksi telur lokal, memperkuat ekonomi kelompok tani, serta secara bertahap mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. (wartabanjar.com/*).