Video pengunduran diri pada Minggu (11/10/2026) itu viral di media sosial. 

Relawan menilai penanganan yang telah dilakukan belum menunjukkan perubahan signifikan, sementara kemampuan mereka untuk memadamkan api secara langsung sudah mencapai batas.

Salah satu perwakilan YOHK-HPI Kobar, Moncos, mengatakan pihaknya memilih menarik diri sementara karena merasa upaya yang dilakukan selama ini belum diikuti dukungan yang memadai. (Wartabanjar)