WARTABANJAR.COM, SAMPIT – Pemeriksaan dan perbaikan instalasi listrik Puskesmas Cempaga, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, masih perlu dilakukan.

 Hal ini karena sempat terjadi korsleting yang membuat pasien panik hingga berhamburan keluar bangunan puskesman pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sejumlah pasien tampak dibawa menggunakan ranjang dan kursi roda.

Banyak pula pasien yang masih menggukan infus di bawa keluar dari bangunan puskesmas.

Baca juga: Hasil Liga 2 Skor Barito Putera vs Persiba 2-0, Akhirnya Laskar Antasari Menang

Baca juga: Wamenko Pangan Minta 350 Perusahaan di Kalsel Terlibat Tangani Karhutla

Percikan api muncul di meteran listri hingga membuat pasien dan petugas bergegas menyelamatkan diri.

Di tengah kepanikan, petugas berhasil  memadamkan pecikan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Petugas PLN Cempaga datang ke lokasi untuk menangani persoalan jaringan.

"Percikan api sudah berhasil diatasi menggunakan APAR milik puskesmas. Sekarang tim dari PLN sudah berada di lokasi untuk memperbaiki jaringan yang korslet,” kata Kepala Puskesmas Cempaka Mulia, M Saifudin Anshari.

Saifudin memastikan, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, baik dari kalangan pasien maupun petugas. 

Camat Cempaga, Agustiawany, membenarkan adanya insiden korsleting listrik di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. 

Ia mengatakan, penyebab pasti kejadian itu belum diketahui, tetapi penanganan telah dilakukan. (Wartabanjar.com)