WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Terhentinya pasokan air bersih selama dua hari terakhir membuat usaha air isi ulang galon di Jalan Cempaka Baru, Perumahan Graha Citra Megah, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kesulitan memenuhi permintaan pelanggan, Minggu (11/10/2026).

Pemilik usaha, Syamsul, mengatakan pasokan air dari PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar yang terhenti membuat usahanya terkendala. 

Kondisi tersebut diperparah oleh menurunnya debit air sumur bor dan sumur gali akibat musim kemarau panjang.

Baca juga: PTAM Intan Banjar Olah Air Irigasi Riam Kanan Sikapi Kebocoran Pipa BPAM Banjarbakula

Baca juga: Air Irigasi Jalan Perjuangan Martapura Sisa Sedada Anak-anak

Syamsul mengaku mengetahui informasi gangguan pasokan air melalui media sosial TikTok.

Hingga Minggu sore, ia belum menerima pemberitahuan langsung mengenai estimasi pemulihan dari pihak pengelola air minum.

“Pelanggan yang membeli air galon banyak, tetapi kami tidak bisa memenuhi semua pesanan karena persediaan air terbatas,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi usaha.

Untuk memenuhi kebutuhan operasional, Syamsul terpaksa membeli air dari pemasok lain. 

Harga air satu tangki berkisar Rp350.000 hingga Rp650.000, sedangkan satu tandon berkapasitas sekitar 2.000 liter sempat dibelinya seharga Rp150.000.

Namun, pasokan tambahan tersebut belum mencukupi kebutuhan. Bahkan, pemesanan air tangki yang dilakukannya pada Minggu masuk antrean keenam dan diperkirakan baru dapat dipenuhi keesokan harinya.

Gangguan pasokan air ini terjadi akibat kebocoran pipa transmisi air baku di kawasan Sungai Landas, Desa Mandikapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Sebagai langkah penanganan, PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar bersama BPAM Banjarbakula mulai mengolah air baku dari Irigasi Riam Kanan sejak Sabtu (10/10/2026) pukul 17.00 Wita. 

Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, menyampaikan air hasil pengolahan telah masuk ke reservoir dengan kapasitas produksi gabungan mencapai 300 liter per detik. Distribusi kepada pelanggan dilakukan bertahap sambil memulihkan tekanan jaringan.