WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menargetkan pengembangan pencahayaan di 143 ruang terbuka hijau (RTH) melalui program Tabalong Cahaya Borneo. 

Program ini diharapkan dapat menghidupkan ruang publik saat malam sekaligus mendorong aktivitas masyarakat, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi kreatif.

Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani mengatakan, Tabalong Cahaya Borneo dirancang untuk membangun wajah dan identitas daerah melalui penataan pencahayaan di ruang publik dan kawasan strategis.

" Kami berkolaborasi dengan dua perusahaan pembangkit listrik, yakni PT Tanjung Power Indonesia (TPI) dan PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW), untuk mendukung kebutuhan energi," tutur H Fani saat Rapat Koordinasi Sinergi Optimalisasi RTH untuk mendukung program Tabalong Cahaya Borneo beberapa waktu lalu.

Baca juga: Disdikbud Tabalong Verifikasi Data 2.119 Anak Tidak Sekolah hingga Akhir 2026

Baca juga: Dua SMPN di Tabalong Usulkan Ratusan Calon Penerima Beasiswa Pemkab

Kedua perusahaan itu diharapkan dapat berkontribusi dalam penyediaan energi agar pencahayaan di RTH dapat beroperasi secara berkelanjutan.

“Dua perusahaan ini sudah bekerja sama dengan kita sejak awal berdiri di Tabalong. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan kolaborasi agar program Tabalong Cahaya Borneo bisa terlaksana, karena sumber listriknya nanti berasal dari dua pembangkit tersebut,” ujar H  Fani..

Selanjutnya, Pemkab Tabalong akan melakukan kajian teknis untuk memetakan kebutuhan daya listrik sekaligus menentukan RTH yang menjadi prioritas penataan.

Rama, warga Kota Tanjung, menanggapi antusias rencana pemerintah pembangunan tersebut.

" Saya yakin Kota Tanjung akan Lebih hidup, dan di Desa - desa yang ada RTH nya juga kian ramai,” ucapnya, Minggu (11/10)2026).

Melalui program ini, Pemkab Tabalong berharap ruang terbuka hijau tidak hanya menjadi tempat beraktivitas pada siang hari, tetapi juga lebih fungsional pada malam. 

Pencahayaan diharapkan dapat membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar ruang publik.(wartabanjar.com).