Status Darurat Karhutla Palangka Raya Diperpanjang, Wali Kota Bingung Bantuan Pusat Tak Turun
Ukuran Huruf:
Meski belum menerima bantuan tersebut, Fairid mengatakan Pemko Palangka Raya tetap berupaya menangani dampak karhutla bersama pihak-pihak terkait.
“Apapun situasi dan kondisinya, harus dihadapi. Kita lewati bersama-sama, cari solusi bersama-sama. Rekan-rekan Forkopimda juga selalu mendukung untuk itu,” tuturnya.
Berdasarkan data akumulasi BPBD Kalimantan Tengah periode 1 Januari hingga 8 Oktober 2026, Kota Palangka Raya mencatat 27.280 titik panas (hotspot), termasuk penambahan 572 titik.
Pada periode yang sama, tercatat 857 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.100 hektare. (Wartabanjar.com)