WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kalimantan Selatan tak menyurutkan semangat tiga mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk berlatih dance cover menjelang festival yang dijadwalkan berlangsung Minggu (11/10/2026).

Ketiga mahasiswi tersebut adalah Nayla Nabila Mahfuzah, Binnur Aulia Rubina, dan Mayang Elisa. Mereka berlatih di Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (9/10/2026).

Ketiganya merupakan mahasiswi semester satu Program Studi Ilmu Komputer ULM yang tergabung dalam kelompok dance cover beranggotakan tiga orang.

Di tengah persiapan penampilan, kondisi udara akibat kabut asap menjadi salah satu tantangan yang mereka rasakan saat beraktivitas di luar ruangan.

Salah seorang mahasiswi mengungkapkan, latihan tetap berjalan meskipun kondisi udara yang berasap cukup mengganggu pernapasan.

Baca Juga Kekeringan Berbulan-bulan, Warga Indrasari Kabupaten Banjar Terpaksa Gunakan Air Irigasi

Baca Juga Kabut Asap di Banjarmasin Sudah Tergolong Berbahaya, Ganggu Jemaah Salat Jumat

Teriknya matahari juga dirasakan berbeda dibandingkan hari-hari biasanya.

“Enggak sih, kalau untuk latihan tetap saja. Cuma karena asap ini mengganggu pernapasan banget, sama mataharinya terik sekali, berbeda dari hari biasanya,” ujarnya saat diwawancarai di Lapangan Murjani, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, penggunaan masker saat berlatih juga bukan pilihan yang mudah karena terasa kurang nyaman ketika mereka bergerak dan melakukan koreografi.

Meski menghadapi kondisi tersebut, ketiganya tetap berupaya mempersiapkan penampilan terbaik untuk festival yang akan mereka ikuti.

Mereka berharap kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dapat segera mereda sehingga kondisi udara kembali membaik.

“Harapannya bisa mereda, cepat selesai, dan cepat membaik lagi,” tuturnya.

Kabut asap menjadi perhatian karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk.

Ketiga mahasiswi tersebut berharap kondisi segera pulih agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. (Wartabanjar.com)