Tangan Kaki Bara Juga Melepuh, Diselamatkan Tim Konservasi Orang Utan di Lokasi Karhutla Kobar Kalteng
WARTABANJAR.COM, PANGKALAN BUN - Tidak hanya Novita yang kini dirawat Pusat Rehabilitasi Orang Utan Nyaru Menteng, Palangka Raka Kalimantan Tengah (Kalteng), Bara kini juga menjalani perawatan luka bakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Orang utan jantan ini telah diselamatkan tim konservasi dari karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Satwa seberat 56 kilogram tersebut ditemukan dalam kondisi luka di telapak tangan dan kaki.
Baca juga: Novita Jalani Perawatan Luka Bakar, 47 Orang Utan di Pusat Rehabilitasi Palangka Raya Batuk
Baca juga: Aksi Kejar-kejaran Petugas Satpol PP Tanah Laut Amankan Pria Diduga ODGJ Bawa Sajam di Pelaihari
Bara diperkirakan berusia sekitar 22 tahun dievakuasi pada Kamis (8/10/2026) sore dari kawasan Kilometer 8 Mendawai Seberang, Kobar.
Penyelamatan dilakukan oleh Tim Rescue SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun bersama OF-UK.
Selanjutnya Bara dibawa ke Kantor SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Balai KSDA Kalteng, Handi Nasoka, membenarkan adanya proses evakuasi orang utan tersebut.
"Tim Rescue SKSDA Wilayah II bersama OF-UK telah berhasil mengevakuasi satu individu orangutan," kata Handi, dilansir detikKalimantan, Jumat (9/10/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal petugas, terdapat luka ringan pada telapak tangan dan kaki Bara.
Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian petugas dalam menentukan penanganan terhadap satwa tersebut setelah dievakuasi.
"Bara kemudian diamankan di Kantor SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun. Petugas akan memantau kondisi satwa tersebut untuk menentukan penanganan berikutnya," katanya.
Penyelamatan Bara berlangsung ketika wilayah Kobar masih dilanda karhutla yang turut menimbulkan kabut asap di sejumlah lokasi.
Kebakaran tersebut berpotensi mengganggu habitat, ruang gerak, serta keselamatan satwa liar yang berada di sekitar kawasan terdampak.
Novita masih menjalani perawatan intensif di Pusat Rehabilitasi Orangutan Yayasan BOSF Nyaru Menteng Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah setelah ditemukan dalam kondisi terluka akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). LiburanPantai