WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Masa pendidikan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tengah dirancang berubah, dari pola sebelumnya empat tahun menjadi tiga tahun.

Setelah menyelesaikan masa pendidikan sebagai taruna, mereka nantinya dirancang melanjutkan sekitar lima hingga enam bulan sebagai perwira siswa (pasis), sebelum menjalankan tugas di wilayah.

Rencana perubahan tersebut menjadi salah satu bagian yang dikaji dalam penelitian Akpol di Polres Banjarbaru, yang ditunjuk sebagai salah satu lokus penelitian pengembangan kurikulum pendidikan taruna, Rabu (16/09/2026). 

Ketua Penelitian Akpol Irjen Pol Sofyan Nugroho mengatakan, penelitian tersebut berfokus pada evaluasi kurikulum yang saat ini digunakan di lingkungan Polri.

“Untuk bidang yang akan kita teliti adalah kaitannya dengan kurikulum. Kurikulum yang ada di Polri saat ini,” ujarnya.

Evaluasi itu dilakukan untuk melihat kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan pendidikan kepolisian, sekaligus merumuskan pengembangan yang lebih adaptif dan berbasis kompetensi.

Direktur Pembinaan Taruna dan Latihan (Dirbintarlat) Akpol Lemdiklat Polri, Kombes Pol Muhamad Syarif Harjosaputro, menjelaskan pengembangan kurikulum tersebut nantinya turut mengubah pola pendidikan taruna.

Baca Juga: Enam Tersangka Pengedar Saksikan Pemusnahan 239 Gram Sabu Mereka di Polres Banjarbaru

Baca Juga: Kebakaran Jalan Gotong Royong Banjarbaru, Saksi Sebut Terdengar Dentuman Keras

“Untuk yang tingkat tiga sekarang ini nantinya akan dibuatkan kurikulum yang baru cuma tiga tahun, artinya setelah tiga tahun dia lulus langsung melaksanakan dinas wilayah,” paparnya.

Setelah masa tiga tahun tersebut, lanjutnya, pendidikan kemudian dilanjutkan dalam tahapan perwira siswa, selama sekitar lima hingga enam bulan.

”Pola pendidikan itu menjadi bagian yang sedang dikaji melalui penelitian, termasuk melihat bagaimana kompetensi lulusan Akpol dapat diterapkan, ketika mereka menjalankan tugas di kewilayahan,” ucapnya. 

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng mengatakan, pihaknya mendukung penelitian yang menjadikan Polres Banjarbaru sebagai salah satu lokus.

Menurutnya, keberadaan alumni Akpol yang bertugas di lingkungan Polres Banjarbaru,dapat menjadi bagian dari gambaran penerapan kompetensi lulusan.