WARTABANJAR.COM - Pemain Como 1907 di Liga Italia, Nico Paz digadang-gadang sebagai pewaris atau penerus sang megabintang Lionel Messi di Timnas Argentina.

Messi sendiri sudah menyatakan pensiun dari Timnas Argentina meski masih bermain untuk klubnya di Liga MLS Amerika Serikat, Inter Miami.

Rabu (7/10/2026), laga terakhir Messi untuk timnas digelar. Lawannya adalah Timnas Benin.

Menariknya, dalam laga di Estadio Monumental, Buenos Aires, Argentina ini, Messi dan Nico Paz dimainkan bersama.

Hasilnya, Messi senior dan "Messi junior" itu sama-sama mencetak gol.

Nico Paz membobol gawang Benin pada menit ke-61.

Lalu selang 10 menit kemudian, giliran Messi yang mengoyak gawang lawan melalui sepakan penalti.

Sebelumnya pada menit 48, Argentina sudah unggul lewat Nicolas Otamendi.

Hasil akhir Argentina vs Benin dalam laga uji coba sekaligus perpisahan bagi Messi itu adalah 3-0. 

Baca Juga: Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Kisah Menyakitkan Usai Piala Dunia 2026

Baca Juga: Surat Messi untuk Ayah yang Telah Meninggal: "Setiap Laga Berakhir, Aku Rindukan Pesanmu"

Inilah kali terakhir Messi mengenakan jersey Timnas Argentina setelah 21 tahun membela La Albiceleste.

Sedikitnya 85 ribu penonton di stadion berulang kali memberikan aplaus dan meneriakkan nama Messi sepanjang pertandingan.

Dengan laga melawan Benin, Messi telah mencatatkan 208 penampilan dan 125 gol bersama Timnas Argentina.

Selain faktor usia yang sudah 39 tahun dan kegagalan mempertahankan trofi di final Piala Dunia 2026, keputusan Messi semakin bulat setelah meninggalnya sang ayah, Jorge Messi, pada awal Agustus 2026.

Selama memperkuat Timnas Argentina, Messi mempersembahkan trofi Copa América 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022 Qatar, dan Copa América 2024.

Messi mengumumkan keputusan pensiun dari Timnas Argentina melalui unggahan di Instagram, Senin (31/8/2026). 

Bukan sekadar pengumuman singkat, ia menyertakan pesan panjang yang menggambarkan pergulatan batinnya sebelum benar-benar mengambil keputusan.

Keputusan itu ternyata sudah mulai dirumuskan beberapa hari setelah Timnas Argentina gagal mempertahankan gelar Piala Dunia.