WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kepolisian Sektor (Polsek) Takisung meningkatkan intensitas penyisiran pesisir, untuk menemukan kemungkinan korban kecelakaan air Kapal Virgo Transport 8 di kawasan perairan Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (16/09/2026).

Upaya pencarian yang dimulai sejak pukul 11.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Takisung AKP Duki, bersama Wakapolsek Iptu Nopriansyah, Aipda Nazarullah, dan Aipda Surono Adi. 

Personel kepolisian berkolaborasi dengan pembakal serta jajaran aparat Desa Pagatan Besar, dalam menjalankan penyisiran di jalur perairan yang disinyalir menjadi titik jatuhnya korban.

Langkah pencarian melalui jalur laut dan pesisir ini, digelar sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Aman Nusa II, untuk menangani insiden kecelakaan air di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Selain melakukan penyisiran fisik, petugas gabungan menjalin koordinasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat Desa Takisung. 

Langkah ini diambil untuk memperkuat saluran komunikasi, dan mengoptimalkan peran aktif warga pesisir dalam proses pencarian.

Aparat juga merangkul para nelayan lokal dan warga pesisir, untuk segera memberikan laporan jika menemukan tanda-tanda atau keberadaan korban di laut.

Baca Juga: Ada Jejak 15 Keluarga Transmigran 1978, Kampung Sundawa Tanah Laut Jadi Permukiman Multietnis

Baca Juga: Kawasan Gagas Pelaihari Dipercantik, Satpol PP Tanah Laut Ingatkan Pedagang Tak Gunakan Trotoar

"Masyarakat diminta untuk segera melaporkan setiap informasi kepada pihak kepolisian, sehingga dapat ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan unsur terkait dalam mendukung proses pencarian," ujar penyampaian imbauan dari pihak kepolisian di lapangan.

Pihak kepolisian turut mengingatkan warga agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.

"Polres Tanah Laut mengimbau masyarakat agar tetap waspada, dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Setiap informasi terkait pencarian korban diharapkan segera disampaikan kepada pihak berwajib, agar dapat dilakukan pengecekan dan penanganan lebih lanjut," tegas imbauan tersebut. (Wartabanjar.com)