WARTABANJAR.COM, BARABAI – Tiga rumah warga di Jalan Kesatrian, Desa Birayang Timur, RT 004/RW 002, Kecamatan Batang Alai Selatan, Hulu Sungai Tengah (HST), ludes terbakar, Senin (14/09/2026) sore.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.30 Wita itu, membuat tiga bangunan rumah terbakar hingga 100 persen. Dua keluarga juga harus kehilangan dokumen penting, setelah ikut dilalap api.

Kasi Kedaruratan BPBD dan Damkar HST, Fitriadinor mengatakan, tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Mariani, Ahmad Fauzi, dan Nur Imanullah, yang merupakan ahli waris dari pemilik rumah atas nama Rusdiah.

“Ada tiga rumah yang terbakar. Rumah milik Mariani merupakan bangunan semipermanen, sedangkan rumah Ahmad Fauzi dan Nur Imanullah berupa rumah kayu. Ketiganya mengalami kerusakan 100 persen,” kata Fitriadinor.

Rumah Mariani dihuni satu kepala keluarga dengan dua jiwa. Selain bangunan yang habis terbakar, dokumen miliknya juga ikut hangus.

Hal serupa dialami Ahmad Fauzi, yang tinggal bersama satu anggota keluarga lainnya. Rumah kayu miliknya terbakar seluruhnya, dan dokumen penghuni rumah juga tidak berhasil diselamatkan.

Sedang rumah Nur Imanullah dihuni satu kepala keluarga dengan empat jiwa. Meski bangunan rumah terbakar 100 persen, dokumen milik keluarga tersebut dilaporkan masih aman.

Baca Juga: Mahbara MMC Juara Kemboja Cup Palajau HST, Bupati Samsul Rizal Soroti Bibit Pemain Muda

Baca Juga: Kekeringan Melanda Tanah Habang HST, Cabai Banyak Gagal Tumbuh

“Total ada tiga kepala keluarga dengan tujuh jiwa yang terdampak. Untuk korban jiwa dan korban luka dalam kejadian ini nihil,” ujarnya.

Begitu menerima laporan, petugas gabungan bergerak melakukan penanganan di lokasi. Pemadaman melibatkan BPBD dan Damkar HST bersama Tagana, PLN, TNI, Polri, BPK/PMK HST Balakar 654, relawan, aparat desa dan masyarakat setempat.

Menurut Fitriadinor, penanganan dilakukan hingga kobaran api benar-benar dapat dikendalikan.

“Petugas bersama unsur yang ada di lapangan melakukan pemadaman dan penanganan sampai api berhasil dipadamkan seluruhnya. Kondisi terakhir api sudah padam 100 persen,” katanya.