Kekeringan Melanda Tanah Habang HST, Cabai Banyak Gagal Tumbuh
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kekeringan ikut memukul tanaman cabai milik petani di Desa Tanah Habang, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
Dari sekitar 9 borongan lahan, hanya sekitar 2 borongan yang bisa ditanami dan tumbuh dengan baik.
Salah seorang petani, Inur, mengatakan tanaman cabai tiung mulai terdampak kekeringan sejak sekitar Juli.
Kondisi tersebut membuat sebagian tanaman tidak mampu berkembang hingga menghasilkan buah.
“Dari sekitar 9 borongan lahan, yang masih bisa ditanami dan tumbuh hanya sekitar 2 borongan. Kekeringan membuat banyak tanaman tidak berkembang, bunganya juga tidak jadi dan akhirnya rontok,” kata Inur kepada wartabanjar.com, Senin (14/9/2026).
Untuk mempertahankan tanaman yang masih hidup, Inur bersama petani lainnya harus menyiram tanaman secara rutin.
Baca juga: Fauji Sudah Dua Hari Mencari Kabar Tujuh Anggota Keluarganya
Baca juga: Update Daftar Nama Korban Selamat Termasuk Kapten Kapal Virgo
Penyiraman dilakukan dengan memanfaatkan air dari sumur yang mereka gali sendiri.
“Sehari bisa disiram berkali-kali. Airnya kami ambil dari sumur yang digali di sekitar lahan. Tapi air di sumur juga sedikit dan cepat kering setelah dipakai menyiram,” ujarnya.
Baca juga: Fauji Sudah Dua Hari Mencari Kabar Tujuh Anggota Keluarganya
Baca juga: Update Daftar Nama Korban Selamat Termasuk Kapten Kapal Virgo
Kondisi itu membuat perawatan tanaman menjadi lebih berat.
Selain harus menyediakan air, petani juga tetap memberikan pupuk agar tanaman yang masih bertahan bisa tumbuh.
“Untuk pupuk kami menggunakan pupuk kandang atau pupuk organik. Tapi kalau kondisi airnya sulit seperti ini, tanaman tetap susah berkembang. Jangankan buah, bunganya saja banyak yang tidak jadi dan rontok, bahkan daunnya juga sampai habis,” tutur Inur.
Dampak kekeringan tersebut juga berpengaruh terhadap hasil panen.
Inur memperkirakan hasil lombok yang masih bisa dipetik hanya sekitar dua kilogram.
“Paling sekitar dua kilo buah yang didapat. Karena kekeringan, bunganya tidak jadi dan banyak yang rontok. Jadi hasilnya memang jauh dari yang diharapkan,” katanya.
Kerugian pun tidak terhindarkan.