Satu Korban Tewas Kapal Virgo Berhasil Diidentifikasi, Polda Kalsel Buka Posko DVI 24 Jam
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Tragedi kecelakaan kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Jawa, memasuki tahap penanganan korban.
Hingga Senin (14/9/2026), sebanyak enam korban dilaporkan meninggal dunia.
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) langsung memperkuat penanganan dengan menyiagakan Tim Disaster Victim Identification (DVI) selama 24 jam di Banjarmasin.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan hal tersebut usai meninjau Posko SAR Nasional di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Rosyanto mengatakan, dari enam korban meninggal dunia yang dilaporkan, satu jenazah telah diterima Polda Kalsel dan berhasil diidentifikasi.
“Jadi, kita mendapat informasi dari Kabasarnas bahwa ada enam korban dan satu sudah kita terima. Jenazahnya sudah kita terima dan sudah selesai kita identifikasi,” kata Rosyanto.
Baca Juga 4 Jam Terombang-ambing di Laut, Kru Kapal Virgo Diselamatkan Helikopter Basarnas
Baca juga: Fauji Sudah Dua Hari Mencari Kabar Tujuh Anggota Keluarganya
Untuk korban lainnya, Tim DVI Polda Kalsel telah membuka posko di Banjarmasin.
Petugas mulai melakukan pengumpulan data antemortem dari pihak keluarga untuk membantu proses identifikasi.
Data tersebut selanjutnya akan dikirim dan diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi serta pemeriksaan medis sesuai prosedur.
“Tim DVI juga sudah menghubungi pihak keluarga. Selanjutnya kami sudah membuka tim DVI di sini untuk pengambilan antemortem dan selanjutnya kita kirim ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi,” jelasnya.
Polda Kalsel memastikan personel disiagakan penuh selama 24 jam. Penjagaan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara maupun Posko DVI yang berada di kawasan Pelabuhan Trisakti.
“Kita 24 jam di Rumah Sakit Bhayangkara maupun posko yang ada di sini kita siagakan anggota kita,” tegas Kapolda.
Menurut Rosyanto, keberadaan Posko DVI di Banjarmasin sangat penting karena sebagian besar penumpang kapal diketahui berasal dari Pulau Jawa.
Polda Kalsel juga telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur dalam penanganan identifikasi korban. Posko DVI disiapkan di dua wilayah, yakni Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.