UPTD Taman Budaya Kalsel Gelar Pameran Seni Muslim Anang Abdullah
WARTABANJAR.COM - UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pameran seni lukis tunggal karya perupa lokal, Muslim Anang Abdullah, yang digelar di Gedung Wargasari Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin, Jumat (11/9/2026).
Pameran tersebut tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, tetapi juga menghadirkan gagasan, pesan, serta rekam jejak kehidupan dan kebudayaan masyarakat Kalimantan Selatan yang dituangkan Muslim Anang Abdullah melalui karya-karyanya.
Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Rizal Pahmi, mengapresiasi terselenggaranya pameran tunggal tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi seniman untuk menunjukkan karya sekaligus mendorong seniman lainnya agar lebih aktif berkegiatan di Taman Budaya.
“Alhamdulillah, karya-karya Pak Anang kali ini kita sangat mengapresiasi kegiatan beliau di UPT Taman Budaya. Sehingga ini memberikan motivasi kepada seniman-seniman lain untuk berkegiatan di UPTD Taman Budaya ini,” ujar Rizal.
Baca Juga: Peringatan Dini Kekeringan di Kalsel, Banjarmasin dan Banjarbaru Status Awas
Baca Juga: Wapres Gibran Minta Maaf atas Kejadian Karhutla Kalimantan, Kondisi Udara Belum Pulih
Ia menegaskan, Taman Budaya Kalsel akan terus memberikan ruang dan panggung bagi para seniman untuk menampilkan karya mereka.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak kegiatan seni dan budaya yang dapat dinikmati masyarakat.
“Tentunya di Taman Budaya akan selalu memberikan ruang dan panggung kepada seniman-seniman lain, memberikan mereka tempat, sehingga kegiatan-kegiatan ini bisa teragenda di UPT Taman Budaya,” tambahnya.
Rizal menyebutkan, pameran seni lukis tersebut terbuka untuk masyarakat umum, khususnya warga Kalsel.
Selain masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan pelajar dari sejumlah sekolah agar mereka dapat melihat dan mengapresiasi karya seni secara langsung.
“Kemarin Pak Anang juga mengundang anak-anak dari sejumlah sekolah untuk melihat karya seni lukis yang beliau tampilkan,” jelasnya.
Sementara itu, Muslim Anang Abdullah menjelaskan, pameran tersebut mengangkat tajuk “Intan Banua” yang memiliki makna khusus.